14
Jun-2019

Masakan “Omah” di Warung Bu Ageng

bu-ageng1Tentu anda kenal dengan Butet Kertaradjasa. Ya, seniman sekaligus budayawan yang kerap nongol di layar kaca dan pengisi tetap acara Sentilan Sentilun di Metro TV. Nah, saat ke Jogja ada baiknya mampir ke Warung Bu Ageng. Bukan sekedar untuk melepas rasa lapar dan haus, karena jika beruntung Anda bisa sekaligus bertemu dan ngobrol bebas dengan Butet disini. Maklumlah, Bu Ageng adalah nama warung makan milik putra sang Maestro Bagong Kusudiardjo tersebut.

Warung Bu Ageng memang layak jadi tujuan. Dikenal dengan masakan “omah”, warung ini menawarkan sederet menu yang akrab di lidah utamanya orang Jawa. Tapi oleh sang pemilik, sajian juga divariasi dengan menu-menu dari Kalimantan. Tentu semua dengan harga yang cukup terjangkau.

bu-ageng2Butet membuka warung ini akhir 2011 lalu, konon karena semangat untuk menawarkan sesuatu yang berbeda. Kalau restoran lain banyak menawarkan menu western, maka Butet memilih menu-menu tradisional agar dapat mengobati rasa penasaran wisatawan atas citarasa dan kelezatan menu Jawa.

Setelah berada di dalam warung ini, terasa nyaman dan bikin kerasan. Bangunan warung berbentuk Limasan dengan ruangan yang tidak banyak sekat sehingga semilir angin membuat kita serasa makan di teras rumah. Sangat nyaman.

bu-ageng4Apalagi aneka masakannya bercitarasa “rumahan”, dengan bahan-bahan sehat. Menunya di antaranya sambal Kutai, nasi pecel, bubur duren Mlekoh, bubur jagung, sangga buwana, dele Jepun, es kopyor duren, es cincau. Ada juga nasi campur baceman kambing, lidah ala semur, paru ketumbar, ayam suwiran, terik daging, lele njingkrung.

Sambil menunggu pesanan makanan untuk dihidangkan di depan kita, maka kita bisa melihat-lihat foto yang dipajang di sini. Hampir semuanya sudah meninggal. Dan kebanyakan adalah tokoh seni. Ada Pangeran Diponegoro, K.H. Ahmad Dahlan, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Affandi, Umar Kayam, dan Jenderal Sudirman.

Ada pula kelebihan dari warung ini. Kita akan diinfokan menu spesial yang saban hari dibuat. Menu yang berbeda-beda dibandrol dengan harga hemat antara Rp 2.000,00 sampai Rp 22.000,00. Sangat murah untuk gaya masakan Yogyakarta.

Lokasi

bu-ageng5Jalan Tirtodipuran 13 Yogyakarta – seberang Batik Roro Jonggrang. Warung ini beroperasi mulai pukul 10.00-23.00 WIB, Senin libur.

Transportasi

Tidak sulit menjangkau Warung Bu Ageng karena lokasinya di dalam kota. Menuju kesana, Anda bisa menumpang angkutan perkotaan yang melintas di Jalan Parangtritis. Cukup bilang dan minta turun di Jalan Tirtodipuran, lantas minta diantar tukang becak menuju ke lokasi yang berjarak sekitar 300 meter dari Jalan Parangtritis.

Souvenir

Warung Bu Ageng memang tidak menyediakan souvenir ataupun oleh-oleh. Tapi jangan kecewa, karena di Jalan Tirtodipuran dan sekitarnya, adalah kawasan wisatawan sehingga Anda cukup leluasa untuk memilih souvenir yang diinginkan sekadar untuk buah tangan. Mulai batik, rupa-rupa pernak-pernik banyak terdapat di sekitar kawasan ini.

2

 likes / 4 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec