16
Jun-2015

Pesan Moral Kehidupan dari Relief Candi Ngawen

Seorang Arkeolog Milliard mengatakan, bagi umat Budha dan Hindu, candi merupakan bangunan suci. Semua candi pasti dipelihara dengan baik, karena mereka percaya para dewa bersemayam di tempat tersebut. Kini, bangunan candi banyak yang tidak utuh lagi. Ada candi yang memang tidak selesai dibangun. Ada pula candi yang rusak akibat bencana alam atau ulah manusia.candi ngawen

Pendapat itu sangat cocok dengan keberadaan candi di berbagai tempat. Salah satunya Candi Ngawen. Candi ini berada seperti namanya, Candi Ngawen yang ada di Dusun Ngawen Desa Gunungpring Kecamatan Muntilan Magelang Jawa Tengah.

Tidak banyak masyarakat yang mengenal candi ini. Padahal jika dicari, sangat mudah. Letak Candi Ngawen tidak jauh dari Pasar Muntilan. Dari Jalan Pemuda Muntilan hanya satu kilometer ke Selatan.

Sekilas, dari fisik yang terlihat, Candi Ngawen dilihat dari bentuk bangunannya mirip bangunan candi Hindu. Ini dikarenakan bangunan candi yang meruncing. Namun, saat diamati lebih seksama, candi ini memiliki stupa dan teras (undak-undak) yang menjadi simbol dalam candi-candi Budha.candi ngawen

Selain bangunannya yang mirip candi Hindu, bentuk bangunan Candi Ngawen memiliki kesamaan dengan Candi Mendut. Candi Mendut merupakan rangkaian Candi Budha yang terletak di Desa Mendut Kecamatan Mungkid Magelang, sekitar 5 kilometer dari situs ini.

Di Kompleks Candi Ngawen, ada lima bangunan candi yang letaknya berderet. Ada dua candi induk dan tiga candi apit. Candi induk merupakan candi utama. Sedangkan candi apit merupakan candi yang letaknya mengapit candi induk. Candi apit juga diartikan sebagai bangunan pendamping candi induk. Karena candi induk diapit candi apit, letak dari candi induk ada pada bangunan ke dua dan ke empat.

candi ngawenDi candi yang berdiri di atas lahan seluas 3.556 meter persegi ini, ada lima buah candi kecil yang setiap sudutnya dihiasi patung singa penjaga candi dan wihara Pangeran Sidharta menunggu nirwana. Relief Candi Ngawen masih jelas terukir indah tentang Kinara-Kinari-sang penghibur Dewa di Kahyangan, Kalamakara (Dewa Waktu), dan Dhyani Budha Ratnasambhawa dengan sikap tangan Wara Mudra atau Budha memberi berkah.

Pesan yang tertulis dalam relief di candi ini adalah pesan moral dalam kehidupan masyarakat. Ini terangkai dalam relief yang berisi cerita hewan atau fabel (Jataka).

candi ngawenSelain itu, lewat wujud Dhyani Budha Ratnasambhawa, arca Budha mengambil sikap tangan Wara-Mudra. Artinya, Wara-Mudra melambangkan pemberian amal, memberi anugerah atau berkah. Selain itu, model candi Hindu dengan terwujud sebagai Candi Budha menandakan sebuah toleransi yang harus terus dikembangkan dalam kehidupan ini.

Sejarah Penemuan

Candi ini pertama kali ditemukan tahun 1864 oleh seorang Belanda bernama N.W. Hoepermans. Dia menemukan arca Budha yang telah rusak dan menduga masih terdapat “sesuatu yang lain” tersembunyi di bawah sebuah bukit setinggi 2-3 meter.

Penggalian secara intensif mulai dilaksanakan tahun 1899. Sejumlah ahli arkeologi Belanda seperti Brandes, Van Erp, dan Vink turun tangan membantu penggalian.

Van Erp menemukan sebuah struktur bangunan yang memiliki desain unik dan diduga sebagai sebuah candi. Tahun 1911, Van Erp menyebutkan Candi Ngawen hancur akibat letusan Gunung Merapi. Memang, candi ini pertama kali ditemukan dalam keadaan tertutup dengan pasir hingga setebal dua meter. Teori ini dianggap masuk akal, sebab Candi Borobudur yang berjarak hanya beberapa kilometer dari Candi Ngawen juga tertutup pasir akibat letusan Gunung Merapi.

candi ngawenTahun 1920, sawah-sawah yang mengelilingi area penggalian dikeringkan dan proses ekskavasi dimulai. Restorasi dimulai dari candi induk di bagian Utara dan berhasil mengkonstruksi kembali satu candi induk, walau tanpa atap dan banyak bebatuan candi yang harus dibentuk ulang kembali. Bisa jadi, ini alasan mengapa dinding candi ini terlihat sebagai campuran semen dan batu kali, bukan susunan batu andesit.

Arkeolog Belanda lainnya, PJ Perquin, meneliti Candi Ngawen tahun 1925. Hebatnya, dia berhasil menyusun dan mengembalikan wujud salah satu dari kelima candi yang ada. Sementara empat buah candi lainnya, hingga saat ini tetap dibiarkan dalam kondisi yang jauh dari sempurna. Kelima candi yang diperkirakan dibangun pada abad ke 8 atau 9 Masehi itu sama-sama menghadap ke arah Timur. Proses restorasi dinyatakan selesai oleh Perquin tahun 1927.

Lokasi

Ada di Dusun Ngawen, Gunungpring, Muntilan Magelang
Koordinat GPS: S7.604186, E110.272141

Transportasi

Untuk sampai Candi Ngawen, bisa mengambil rute berikut :

  1. Dari Jogjakarta ke Magelang, turun di Kota Muntilan. Jika menggunakan kendaraan sendiri, bisa lewat daerah “Tape Ketan” atau SMPN Satu. Begitu masuk Kota Muntilan (setelah Jembatan Sungai Blongkeng) belok kiri, mengikuti rute ke Gunungpring dan mencari Candi Ngawen (jarak tempuh dari pertigaan dekat SMPN Satu Muntilan sekitar 2,5 kilometer.
  2. Alternatif kedua, dari Jogjakarta, terus sampai tengah kota (Tugu Besi), belok ke kiri. Dari tempat itu, sekitar satu kilometer arah Selatan, sampai Dusun Ngawen. Candi Ngawen berada di Timur Dusun Ngawen.
  3. Jika menggunakan kendaraan umum, turun Tugu Besi atau Pasar Muntilan. Dari situ, bisa mencari ojek untuk di antar ke Candi Ngawen, tarif antara Rp 5 ribu – 10 ribu sekali jalan. Minta tolong untuk ditunggu, agar kembali ke Kota Muntilan lebih mudah (Siapkan ongkos tambahan untuk menunggu).
  4. Jika menggunakan kendaraan umum, turun Tugu Besi atau Pasar Muntilan. Dari situ, bisa mencari dokar untuk di antar ke Candi Ngawen, tarif antara Rp 5 ribu – 10 ribu sekali jalan. Kalau nyarter, pintar-pintar menawar.

Tips :
Datanglah pagi hari, karena udara masih segar.
Jam buka antara pukul 08.00 – 16.30 WIB, pilihlah waktu pagi atau sore, karena siang panas.
Bawa perbekalan sendiri, jauh dari tempat jualan makanan dan minuman.

0

 likes / One comment
Share this post:
  • Ke-Elokan yang Luar Biasa…..Candinya …alamnya ….Subkhanallah. Dan bagi Anda yg jga tertarik akan kegiatan Wisata Alamnya juga tersedia WISATA ALAM TUBING -nya , pokoknya Kereeen Abiiis .Get Wet & More Fun

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    code

    Archives

    > <
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec