14
Oct-2015

Telusuri Jejak Pendidikan di Museum Pendidikan Indonesia

Ikon kota pelajar semakin bertambah sejak adanya Museum Pendidikan Indonesia di Yogyakarta.

Yogyakarta sebagai kota pendidikan bukan hanya terletak pada banyaknya perguruan tinggi atau sekolah-sekolah saja. Namun juga adanya wahana yang dapat menjelaskan jejak rekam sejarah pendidikan di Indonesia melalui DSCN8504keberadaan Museum Pendidikan Indonesia atau MPI. MPI hadir bukan sekadar menyimpan koleksi benda tak berguna tetapi juga sebagai wahana untuk menyampaikan pesan kepada generasi muda, terutama pelajar dan mahasiswa, kejayaan bangsa ini adalah hasil harmonisasi antara semangat perjuangan serta tujuan menuntut ilmu.

Museum yang terletak di tengah-tengah kampus Universitas Negeri Yogyakarta ini juga bukan sekadar memajang koleksi barang-barang lawasan. Museum ini untuk menyampaikan nilai-nilai luhur pendidikan di Indonesia dari setiap zaman. Berada di museum ini, pikiran kita akan diajak berkontemplasi tentang kondisi ekonomi, politik, sosial dan budaya yang memiliki pengaruh kuat terhadap pelaksanaan pendidikan di negeri ini.

DSCN8499Meski masih tergolong baru, didirikan pada medio Juli 2008, MPI yang didirikan almarhum Prof. Dr. Soegeng Mardiono, Ph. D ini, selain melengkapi predikat Yogyakarta sebagai kota pendidikan, diharapkan keberadaan MPI dapat mengulas secara penuh perkembangan pendidikan Indonesia.

Di museum yang menempati gedung bekas Rektorat Pertama beragam koleksi terkait sejarah dan perkembangan pendidikan Indonesia ditampilkan secara utuh, baik di lantai 1 maupun lantai 2. Museum Pendidikan Indonesia ini merupakan satu-satunya museum yang menyimpan serta mengoleksi barang-barang bersejarah yang erat hubungannya dengan perkembangan pendidikan di Indonesia.

Di lantai satu MPI ini berisikan koleksi barang-barang yang bernilai sejarah pendidikan dan perkembangan dalam komunikasi. Seperti, daun rontal atau yang lebih popular disebut lontar, sabak, globe, miniatur rumah-rumah tradisional DSCN8512yang difungsikan sebagai sekolah, surat-surat, akta-akta, ijazah, buku-buku pelajaran, perangko, hingga mesin ketik sampai dengan komputer pertama kali, serta koleksi lainnya. Sedangkan lantai di dua didesain seperti ruang sinema, lengkap dengan LCD, sistem audio, dan screen proyektor, dilengkapi dengan bangku dengan komposisi bertingkat.

Bisa Nonton Film

Sebagai museum yang memberikan pencerahan, di Museum Pendidikan Indonesia juga dilengkapi dengan ruang sinema. Setiap pengunjung bisa menyaksikan pemutaran film, melihat bagaimana proses belajar mengajar pada masa 1960an- 1970an. Ruang sinema ini pun ditampilkan dengan keren layaknya sebuah bioskop. Dalam ruang yang digunakan untuk menonton video ini dilengkapi dengan sistem Dolby Surround Sounds dengan 116 tempat duduk.

Tiket masuk

Museum Pendidikan Indonesia dibuka pengunjung umum pada hari Senin-Jumat, dari jam 07.30-15.00 WIB, sedangkan di hari Jumat mulai pukul 07.30-14.00 DSCN8522WIB. Sementara pada hari Sabtu dan Minggu tetap melayani rombongan akan tetapi bagi yang sudah melakukan pemesanan tiket terlebih dahulu. Bila rombongan lebih dari 20 orang, MPI akan memberikan diskon khusus.

Rute

Letaknya yang di tengah kota, akses menuju Museum Pendidikan Indonesia sangat mudah dijangkau. Karena musem ini berada Kampus Pusat Universitas Negeri Yogyakarta, Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Depok, Sleman, Yogyakarta

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec