04
Sep-2015

Upacara Adat Banjiri Museum Gunung Merapi

Selama dua hari, 5-6 September 2015, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman menggelar Festival Upacara Adat dan Tradisi Budaya Tahun 2015

Festival upacara adat berlangsung di Museum Gunung Merapi di Hargobinangun Pakem, mulai pukul 09.00 wib. Kegiatan ini dipastikan melibatkan perwakilan dari 17 kecamatan se-Sleman, dengan masing-masing mengirimkan satu kontingen. Tiap kontingen, terdiri dari maksimal 50 peserta.
Kepala Disbudpar Kabupaten Sleman Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM, menjelaskan, Festival Upacara Adat dan Tradisi Budaya merupakan sebuah gelar kolosal tradisi unggulan yang dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga eksistensi budaya lokal yang adiluhung. Selain itu juga dimaksudkan untuk penguatan nilai-nilai tradisi dan mewariskan nilai-nilai kearifan lokal kepada masyarakat khususnya generasi muda. Juga sebagai wahana apresiasi yang bermakna bagi para pelaku ritual upacara adat dan tradisi budaya serta masyarakat umum.
“Upacara adat dan tradisi budaya secara esensi menggambarkan keluhuran budi bagi masyarakat yang mengajarkan ketulusan, keikhlasan dan rasa syukur terhadap anugerah yang diterima. yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini penting untuk dilestarikan dan dikembangkan karena akan membentuk lingkungan masyarakat yang memiliki toleransi, kegotongroyongan dan rasa kebersamaan yang tinggi,” kata Ayu.
Festival ini menurut Ayu, merupakan awal yang sangat baik untuk menciptakan iklim kompetisi di masyarakat. Akan tumbuh persaingan yang positif sehingga akan mendorong juga inovasi dan kreativitas masyarakat.
“Kedepan akan meningkatkan kualitas SDM pelaku ritual upacara adat dan tradisi budaya di Sleman. Diharapkan event ini juga sekaligus menjadi bentuk sajian pertunjukan atraksi budaya yang dapat mendukung dan menjadikan daya tarik tersendiri terhadap kepariwisataan di Kabupaten Sleman. Pada gilirannya melalui event ini akan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Kabupaten Sleman,” lanjut Ayu.
Soal pemilihan lokasi acara, pihak panitia mengharap kegiatan ini sekaligus dapat menjadi dorongan untuk lebih mengenalkan keberadaan MGM. MGM adalah sebuah wahana pendidikan keilmuan kegunungapian serta mitigasi bencana yang didalamnya juga terkandung kearifan lokal menghadapi fenomena alam Gunung Merapi.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec